June 8, 2007...10:08 am

Saran-Saran untuk Menulis Pada Situs Web Politik

Jump to Comments

“Untuk komunikasi, kata-kata adalah alat yang paling sederhana dan paling efektif.” (Nick Usborne, Net Words, Creating High-Impact Online Copy, New York 2002)

Saat anda menulis untuk web, aturan-aturan dasar jurnalisme tetap berlaku. Sekalipun demikian, ada pula sejumlah ciri khas tertentu dari Internet yang juga perlu dipertimbangkan untuk mencapai penulisan daring (online) yang baik.

  1. Menyelidiki, menulis teks atau kepala berita dan memilih ilustrasi – ini semua merupakan rutin harian bagi para jurnalis yang bekerja di media konvensional. Selain fungsi-fungsi ini, penyuntingan tata naskah (copy-editing), penulisan ulang dan penyesuaian ulang teks yang telah ada memainkan peran yang lebih menonjol bagi jurnalis daring (online).

  2. Tak seperti mayoritas media tradisional, situs web politik ditujukan bagi sasaran pembaca yang spesifik. Para penggunanya cenderung untuk mencari berita-berita tertentu yang tidak tersedia di tempat lain. Harapan dari kelompok pembaca sasaran ini haruslah memandu kebijakan redaksi dari situs web tersebut.

  3. Tidak seperti media luring (offline), ruang di web pada dasarnya tidak terbatas. Namun, para editor daring haruslah mempergunakan ruang yang tersedia secara lebih berhati-hati daripada rekan-rekannya yang bekerja luring. Sekalipun internet memberikan kebebasan bagi anda untuk menerbitkan dokumen-dokumen yang panjangnya bisa dikatakan tidak terbatas, dokumen-dokumen ini haruslah selalu didampingi oleh teks jurnalistik – baik dalam bentuk sebuah pengantar singkat atau sebuah ringkasan yang tidak melebihi dua puluh baris. Jika anda ingin menyajikan teks panjang kepada para pembaca, mereka haruslah selalu diberi tahu bahwa dokumen tersebut juga memberikan sebuah pengantar singkat. Sering kali, sebuah tautan akan membawa dari ringkasan ini ke dokumen yang sebenarnya.

  4. Menjaga agar segalanya tetap sederhana merupakan saran yang baik bagi para penulis di medium manapun. “Web mengajak untuk menggunakan bahasa sederhana yang disusun atas kata-kata singkat. Bahasa jenis ini amat mendekati gaya alamiah kata-kata lisan dan amat bersesuaian dengan cara yang disukai orang untuk berkomunikasi daring.” (Usborne, op. cit., hal. 223.)

  5. Selain itu, teks-teks pendek juga perlu mendapat perhatian. Teks-teks pendek (keterangan untuk foto, judul berita dan subjudul) sering kali merupakan teks-teks yang paling penting. “Karena sebagian besar orang hanya akan membaca halaman tulisan anda secara sepintas lalu, teks-teks pendek tersebut yang akan menangkap perhatian mereka dan paling berperan untuk mempertahankan atau menghilangkan minat mereka.” (Usborne, op. cit., hal. 217.)

Dalam tulisannya “Designing Web Usability,” Jakob Nielsen (New Riders, Indianapolis, Indiana 1999) memberikan sejumlah panduan penting lainnya untuk tulisan di web:

Tulislah secara singkat dan padat. Ingatlah selalu bahwa para pembaca-daring berusaha untuk meminimalkan jumlah waktu yang dipergunakan di depan layar komputer mereka. Dengan demikian, buat tulisan yang ringkas dan langsung masuk ke dalam inti permasalahan. Buatlah tulisan dengan panjang tidak lebih dari 50 persen panjang tulisan yang mungkin akan anda pergunakan untuk meliput bahan yang sama pada sebuah penerbitan cetak.

Buatlah tulisan yang mudah dipindai. Penelitian-penelitian kebergunaan (usability) telah mengungkapkan bahwa kebiasaan membaca daring berbeda dari pola membaca pada media konvensional. Para pembaca memindai naskah untuk mencari kata-kata kunci. Dengan demikian, jangan mengharuskan pembaca untuk membaca balok-balok teks yang panjang; tetapi, pergunakanlah

  1. paragraf-paragraf pendek

  2. subjudul-subjudul, dan

  3. daftar-daftar berbutir tepi (bulleted list)

untuk memutuskan keseragaman balok teks.

Selain itu, gunakan pula hiperteks untuk membelah informasi yang panjang ke dalam halaman-halaman yang berbeda. Kata-kata kunci di setiap paragraf bisa diberi penyorot untuk menarik perhatian mata pembaca (jangan memakai garis bawah karena hal ini akan disalahartikan sebagai sebuah tautan).

Tulis hanya satu gagasan dalam satu paragraf. Para pembaca akan melompati semua gagasan lainnya jika gagasan tersebut tidak tercantum dalam beberapa kata pertama di dalam paragraf tersebut.

Tulislah inti berita di bagian kepala berita. Seperti di jurnalisme konvensional, susunan piramida terbalik juga berlaku (informasi penting di depan, hal-hal yang kurang penting mengikuti dan bisa dihapus tanpa kehilangan esensi dari kisah tersebut).

Buatlah tulisan yang layak dipercaya. Para pembaca tidak menyukai tulisan yang membesar-besarkan dan gaya menulis yang emosional dengan klaim-klaim subyektif yang bisa dianggap seperti bualan (“terbaik selamanya”). Kredibilitas akan rusak apabila para pembaca melihat bahwa situs tersebut membesar-besarkan.

Teruslah memperbarui dengan perkembangan terakhir. Ingatlah selalu bahwa para pembaca dapat mengakses situs anda pada saat kapan pun dan di mana pun. Perbarui situs anda secara teratur, dan sesegera mungkin setelah kejadian penting yang relevan dengan lembaga dan sasaran pembaca anda. Agar para pembaca kembali ke situs anda, mereka harus merasa bahwa mereka akan terus menemukan informasi baru. Sebuah aturan umum yang berlaku bagi sebuah situs web nirlaba di bidang politik: pembaruan berita sebaiknya diterbitkan paling tidak satu kali tiap minggu. Lebih jauh lagi, tonjolkan dan pasang teks yang terbaru pada tempat yang utama di dalam situs, terutama di halaman depan (homepage).

Dr. Ronald Meinardus

Direktur Proyek Friedrich-Naumann-Stiftung

Kairo, Mesir

Leave a Reply